Panduan Cara Menghitung Nilai Resistor Dengan Mudah

Panduan Cara Menghitung Nilai Resistor Dengan Mudah – Resistor ialah komponen elektronik penting dan bisa di katakan paling banyak digunakan pada sirkuit elektronika. Bahkan hampir setiap rangkaian elektronik pasti ada komponen yang satu ini.

Jadi buat kamu yang membaca artikel ini dan tertarik dengan dunia elektronika, maka mengetahui cara membaca atau mengetahui nilai resistansi pada resistor adalah sebuah keharusan. Walaupun terdapat banyak sekali alat ukur yang bisa digunakan untuk mengukur nilai resistansi, namun seorang teknisi tetap di haruskan untuk mengetahui cara menghitung nilai tanpa bantuan alat.

Sebab ketika sudah paham kamu akan menjadi lebih mudah ketika kamu memperbaiki perangkat elektronik. Contohnya, Anda hendak memperbaiki sebuah televisi ada salah satu resistor yang menjadi penyebab televisi tersebut menjadi tidak normal, sedangkan teknisi tidak mengetahui nilai resistor maka akan sangat menghambat proses perbaikan.

Untuk itu, silahkan sobat tekno lovers mulai sekarang sedikit demi sedikit mempelajari Cara Menghitung Nilai Resistor yang akan kami ulas sedikit pada pertemuan kali ini. Simak sampai selesai ya sob..

Cara Menghitung Nilai Resistor Berdasarkan Kode Warna Pada Body

Pada Resistor yang Axial, untuk mengetahui nilainya teknisi harus mengingat nilai resistansi pada masing-masing warna. Pada umumnya terdapat 4 – 5 gelang warna yang tertempel pada body resistor.

Khusus gelang warna perak dan emas ini terletak pada posisi akhir lebih jauh dari gelang warna lainnya. Silahkan lihat tabel warna yang ada dibawah ini.

Panduan Cara Menghitung Nilai Resistor Dengan Mudah
Sumber gambar: Caraharian.com

Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Komponen Elektronika beserta Fungsi dan Simbolnya

Cara Menghitung Nilai Resistor 4 Warna

Sumber gambar: Caraharian.com

Kalau gambar diatas terlalu sulit dipahami, silahkan amati lebih dalam lagi penjelasan untuk menghitung nilai resistor 4 warna.

Langkah pertama, masukkan angka langsung dari kode warna pada gelang pertama
Kemudian masukkan juga angka langsung dari gelang warna urutan kedua
Masukkan jumlah nol dari kode warna gelang ke-3 atau bisa juga di pangkatkan angka tersebut dengan 10(10n)
Merupakan Toleransi dari Nilai Resistor tersebut

Contohnya:

  • Gelang ke-1 : Cokelat = 1
  • Gelang ke-2 : Hitam = 0
  • Gelang ke-3 : Hijau = 5 nol dibelakang anga gelang ke-2 atau kalikan 105
  • Gelang ke-4 : Perak = Toleransi 10%
  • Jadi nilai dari resistor tersebut iala 10*105 = 1.000.000 Ohm (Ω) atau 1 Mohm dengan toleransi 10%

Cara Menghitung Nilai Resistor 5 Warna

Panduan Cara Menghitung Nilai Resistor Dengan Mudah
Sumber gambar: Caraharian.com

Baca penjelasan detailnya pada tulisan dibawah ini.

Masukkan angka langsung dari gelang warna urutan pertama
Masukkan langsung angka dari gelang warna ke-2
Masukkan angka langsung dari gelang warna ke-3
Masukkan jumlah nol dari gelang warna ke-4 atau kalikan dengan 10(10n)
Merupakan nilai Toleransi dari resistor tersebut

Contohnya:

  • Gelang warna ke-1 : Coklat = 1
  • Gelang warna ke-2 : Hitam = 0
  • Gelang warna ke-3 : Hijau = 5
  • Gelang warna ke-4 : Hijau = 5 nol dibelakang gelang warna ke-2, atau kalikan 105
  • Gelang warna ke-5 : Perak = Toleransi 10%
  • Jadi nilai Resistor tersebut ialah 105*105 = 10.500.000 Ohm(Ω) atau 10,5 Mohm dengan nilai toleransi 10%

Contoh warna lainnya:

Merah, Merah, Merah, Emas -> 22 x 10² = 2.200 Ohm(Ω) atau 2,2 Kilo Ohm(Ω) dengan 5% toleransi
Kuning, Ungu, Orange, Perak -> 47 x 10³ = 47.000 Ohm(Ω) atau 47 Kilo Ohm(Ω) dengan 10% toleransi

Cara menghitung nilai Toleransi:

2.200 Ohm(Ω) dengan nilai Toleransi 5% =
2200 – 5% = 2.090
2200 + 5% = 2.310

Berdasarkan nilai yang diketahui maka, nilai Resistor tersebut berkisar antara 2.090 Ohm(Ω) hingga 2.310 Ohm(Ω)

Hal yang sering di tanyakan oleh teknisi pemula, bagaimana cara paling mudah untuk menghafal semua warna di setiap resistor? Anda bisa menggunakan singkatan seperti berikut:

HI, CO, ME, O, KU, JAU, BI, UNG, A, PU
Artinya -> (HI-tam, CO-klat, ME-rah, O-range, HI-jau, BI-ru, UNG-u, Abu-abu, PU-tih).

Baca juga: Jenis-jenis Transformator (Trafo) beserta Fungsinya

Cara Menghitung Nilai Resistor Berdasarkan Kode Angka

Selain resistor diatas, terdapat resistor jenis lain Chip yang cara menghitungnya jauh lebih mudah daripada Komponen Axial karena tidak menggunakan kode warna. Komponen Chip ini menggunakan angka untuk mengetahui nilai daripada resistor ini.

Gambar Komponen Chip Resistor

Sumber gambar: Caraharian.com

Contohnya:

Kode Angka yang tercantum pada body Komponen Chip Resistor iala 4 7 3.
Cara membaca serta menghitung nilai dari resistornya adalah sebagai berikut.
Masukkan kode angka ke-1 langsung = 4
Masukkan kode angka ke-2 langsung = 7
Masukkan jumlah nol dari kode Angka ke-3 = 000 (3 nol), atau kalikan dengan 10³
Jadi nilai komponen chip tersebut ialah 47.000 Ohm atau 47 kilo Ohm (47 Kohm)

Contoh lainnya:

  • 222 -> 22 x 10² = 2.200 Ohm (Ω) atau 2,2 Kilo Ohm
  • 103 -> 10 x 10³ = 10.000 Ohm (Ω) atau 10 Kilo Ohm
  • 334 -> 33 x 104 = 330.000 Ohm (Ω) atau 330 Kilo Ohm

Ada pula yang menggunakan Kode Anga seperti berikut:

(Tulisan R menandakan letaknya koma decimal)

4R7 = 4,7 Ohm(Ω)
0R22 = 0,22 Ohm(Ω)

Keterangan:

Ohm = O
Kilo Ohm = KO
Mega Ohm = MO
1.000 Ohm(Ω) = 1 kilo Ohm(Ω) (1 KO )
1.000.000 Ohm(Ω) = 1 Mega Ohm(Ω) (1 MO)
1.000 kilo Ohm(Ω) = 1 Mega Ohm(Ω) (1 MO)

Jadi demikian informasi yang dapat kami bagikan kepada Anda mengenai Panduan Cara Menghitung Nilai Resistor Dengan Mudah. Semoga uraian diatas bermanfaat untuk para sobat tekno. Terima kasih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *